sosok ahok dan anies dimata rocky dan mardani -->

sosok ahok dan anies dimata rocky dan mardani

Wednesday, 18 September 2019, 19:24 WIB
Indonesia Update - sosok ahok dan anies dimata rocky dan mardani berdasarkan kategori berita, ilc, tvone, bisa bermanfaat.

narator.online
Gambar Thumbmail: indonesia lawyer club


narator.online
karni ilyas pembawa acara ILC


rocky gerung di indonesia lawyer club

ROCKY GERUNG - karena itu saya akan tagih dari anies, bukan caci makinya tetapi kemampuan dia untuk menghasilkan pikiran agar supaya kota ini dikenal sebagai kota yang berfikir bukan kota yang penuh dicaci maki seperti sebelumnya.


mardani di indonesia lawyer club

MARDANI-menurut saya mas anies enggak bisa lagi cuma memikirkan tentang tantangan tantangan banjir atau macet, mas anis ini luar biasa luar biasa ya messagennya sampe dan orang tergerak untuk beraksi dan sukses andritable menurut saya.


indonesia lawyer club

sosok anies dan ahok dimata mardani

  MARDANI-punya kekhasan mas anies dulu buat saya manop ide, tapi dengan kemampuan komunikasi yang luar biasa dan belakangan makin jelas menunjukkan kemampuan kerja nyata yang luar biasa.
 pak ahok  punya banyak ide dan gagasan tetapi memang kadang-kadang beyond law,kadang-kadang hukum tidak jujur dilaksanakan mungkin diskresi buat pemimpin bisa, tetapi semua tetap punya kekhasan.

sosok anies dan ahok dimata rocky gerung

 ROCKY GERUNG-iya pasti ada kontrasnya itu dan saya kenal ahok sangat kenal, anies juga saya sangat kenal jadi jakarta itu buat saya harus dikembalikan sebagai ibu kota kebudayaan bukan sekedar ibukota bisnis.
kenapa ahok lebih menekankan itu ibu kota bisnis dan anies menekankan pada ibu kota kebudayaan kan jakarta adalah sejarah kebudayaan begitu banyak pusat kebudayaan zaman bahkan di zaman kolonial
yang disebut aktivitas kebudayaan itu seharusnya melibatkan kampus pusat-pusat informasi non-non pemda itu yang mesti di hidupkan
 saya kira anies sudah mulai itu dia sudah tambah anggaran dewan kesenian jakarta supaya enggak sekedar jadi tempat pameran rutin tapi memproduk ide untuk menghasilkan apa yang disebut,
sebut saja kehidupan berkesenian yang ditopang dengan gagasan yang kuat bukan sekadar pameran hasil kerajinan bukan tapi ada pembicaraan tentang kesenian ada pembicaraan tentang kebudayaan ada pembicaraan dan teknologi ini pembicaraannya bukan pamerannya itu lebih pentingnya.

source: youtube/indonesia lawyer club
dipublikasikan : 1 agustus 2019
Editor : Indonesia Update



Jika yang anda baca tadi masih terdapat kekurangan atau kesalahan dalam pengetikkan silahkan berkomentar di bawah ini,agar kami perbarui secepatnya. terima kasih
SUMBER: #berita #ilc #tvone
EDITOR: Indonesia Update

TerPopuler