Indonesia Update - Promotor Konser Westlife di Palembang Rugi Rp 500 Juta berdasarkan kategori
Entertainment, bisa bermanfaat.
Jakarta, Info Breaking News – Promotor konser Westlife di Palembang mengaku pihaknya mengalami kerugian mencapai Rp 500 juta dikarenakan membeludaknya jumlah penonton yang menerobos masuk tanpa memiliki tiket resmi.
"Kita penjualan paling rendah. Kalau di Palembang ratusan ribu saja sudah bisa nonton konser kelas internasional," kata Rendy.
Pihaknya berharap insiden kali ini bisa dijadikan pembelajaran bagi semua pihak agar kedepannya bisa lebih menghargai penyelenggaraan sebuah konser.
"Entah masyarakat umum, entah aparat, entah pejabat atau siapa pun bahwa lebih menghargai konser. Dalam sebuah pertunjukan atau konser karena kita kan datang baik-baik ke Sumatera Selatan, ke Palembang terutama, harapannya supaya orang enggak perlu lagi ke Jakarta untuk nonton konser sebesar Westlife. Ini pertama kali mungkin yang paling terbesar," ungkapnya.
Jika yang anda baca tadi masih terdapat kekurangan atau kesalahan dalam pengetikkan silahkan berkomentar di bawah ini,agar kami perbarui secepatnya. terima kasih
SUMBER: #Entertainment
EDITOR: Indonesia Update
![]() |
"Kalau rata-rata tiket tadi, kan, sekitar Rp 1,2 juta, kan, ya dikalikan 500 orang (penonton ilegal) berarti sekitar Rp 500 juta lebih (kerugiannya)," jelas Presiden Direktur Neutron Live Asia Rendy selaku promotor saat dihubungi, Jumat (23/8/2019).
Rendy mengaku sangat kecewa dengan insiden tersebut. Padahal menurutnya, harga tiket konser Westlife yang dijual di Palembang tergolong lebih murah dibanding dengan kota-kota lain seperti Jakarta, Semarang, Jogja hingga Kuala Lumpur dan Singapura.
"Kita penjualan paling rendah. Kalau di Palembang ratusan ribu saja sudah bisa nonton konser kelas internasional," kata Rendy.
Pihaknya berharap insiden kali ini bisa dijadikan pembelajaran bagi semua pihak agar kedepannya bisa lebih menghargai penyelenggaraan sebuah konser.
"Entah masyarakat umum, entah aparat, entah pejabat atau siapa pun bahwa lebih menghargai konser. Dalam sebuah pertunjukan atau konser karena kita kan datang baik-baik ke Sumatera Selatan, ke Palembang terutama, harapannya supaya orang enggak perlu lagi ke Jakarta untuk nonton konser sebesar Westlife. Ini pertama kali mungkin yang paling terbesar," ungkapnya.
Tak hanya promotor, Musi Event selaku event organizer pun juga turut menyampaikan rasa kecewanya terhadap peristiwa ini. Melalui akun Instagramnya @musievent, EO yang turut serta membantu jalannya konser tersebut menuliskan keluh kesahnya dalam menyelenggarakan konser tersebut. *** Ratu Safa.
Jika yang anda baca tadi masih terdapat kekurangan atau kesalahan dalam pengetikkan silahkan berkomentar di bawah ini,agar kami perbarui secepatnya. terima kasih
SUMBER: #Entertainment
EDITOR: Indonesia Update
